Israel Serang Gaza Utara Saat Masyarakat Tidur, 88 Orang Jadi Korban
ASARNews, Gaza - Zionis israel melancarkan serangkaian serangan udara di Jalur Gaza pada dini hari, membuat 88 orang menjadi korban. Setidaknya 66 orang dilaporkan meninggal dunia, Kamis (21/11).
Serangan tersebut terjadi di lingkungan pemukiman di Beit Lahiya, Gaza utara. Dikutip melalui Al Jazeera, menurut pejabat kesehatan Palestina direktur Rumah Sakit Kamal Adwan, Hussam Abu Safia, menyebutkan bahwa sebagian besar korban sedang tidur ketika mereka terbunuh. Ia juga menjelaskan bahwa sejumlah besar korban terus berdatangan ke rumah sakit dengan kondisi yang sangat memprihatinkan.
“Kami menerima begitu banyak korban, dan masih banyak jenazah yang terjebak di dinding dan langit-langit. Sebagian besar korban adalah anak-anak dan perempuan,” kata Abu Safia.
Tim medis rumah sakit bergegas ke lokasi untuk mengevakuasi jenazah, mengumpulkan sisa-sisa tubuh, dan menyelamatkan korban yang terperangkap. Namun, kekurangan ambulans dan sumber daya membuat upaya penyelamatan terhambat. Dalam serangan terpisah di lingkungan Sheikh Radwan, Gaza City, setidaknya 22 orang, termasuk 10 anak-anak, juga tewas akibat serangan udara pada hari yang sama.
Saat ini masyarakat Palestina tengah mengalami musim dingin akhir tahun, ASAR Humanity masih mengupayakan bantuan dari masyarakat, bantuan tersebut diharapkan dapat menguatkan masyarakat Gaza tak hanya dari dampak genosida namun juga suhu dingin ekstrem yang dihadapi, bantuan yang tengah diupayakan di antaranya selimut, pakian, jaket, makanan hangat dan kebutuhan dasar lainnya.
Harga Qurban 2026 di ASAR Humanity: Qurban Online Mudah, Aman, dan Terjangkau
Diposting pada 24 April 2026
Hadir di Tengah Keterbatasan, ASAR Humanity Salurkan Bantuan untuk Lansia di Lombok Tengah
Diposting pada 24 April 2026
Kondisi Terkini Gaza April 2026: Krisis Kemanusiaan yang Kian Mendesak
Diposting pada 23 April 2026
Raih Lipatan Berkah dengan Sedekah di Bulan Haram
Diposting pada 21 April 2026