Dihujani Rudal Iran, Ribuan Warga Zionis Kabur ke Mesir
AsarNews, Kairo - Saat serangan rudal Iran menargetkan lokasi strategis Israel dan wilayah udara Zionis menghadapi penutupan berkala, kota perbatasan Mesir; Taba, muncul sebagai rute pelarian penting bagi ribuan warga Zionis.
Namun, sikap pemerintah Mesir yang menerima pengungsi Zionis itu memicu gelombang kemarahan publik.
Para warga Mesir mempertanyakan masalah keamanan nasional dan kedaulatan negara. Mereka juga kesal dengan diskriminasi terhadap warga Palestina ketika ditolak masuk saat menghindari pengeboman militer Zionis di Gaza.
Ribuan warga Israel dan warga negara asing, termasuk diplomat dan staf internasional, telah menyeberang ke Mesir melalui penyeberangan Taba dalam beberapa hari terakhir, dengan tujuan untuk terbang melalui bandara Sharm el-Sheikh ke Eropa atau tujuan lain.
Meskipun ada koordinasi resmi, kehadiran pengungsi Zionis Israel telah memicu kemarahan di kalangan warga Mesir.
Para kritikus melihat kehadiran warga Israel di Sinai tidak dapat diterima, terutama saat pengeboman Israel terus berlanjut di Gaza dan Tepi Barat.
Para aktivis lokal menyoroti apa yang mereka sebut sebagai paradoks yang mengganggu, yakni ketika warga Palestina dikepung otoritas Mesir memblokir konvoi untuk mematahkan pengepungan, sementara warga Israel yang melarikan diri dari serangan rudal Iran disambut di hotel-hotel Sinai.
Hadir di Tengah Keterbatasan, ASAR Humanity Salurkan Bantuan untuk Lansia di Lombok Tengah
Diposting pada 24 April 2026
Kondisi Terkini Gaza April 2026: Krisis Kemanusiaan yang Kian Mendesak
Diposting pada 23 April 2026
Raih Lipatan Berkah dengan Sedekah di Bulan Haram
Diposting pada 21 April 2026
Bersyukur Berqurban: Makna, Dalil, dan Hikmah Qurban dalam Islam
Diposting pada 21 April 2026